Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Maret 2018

Atasi gejala rubella

Apa itu Rubella??


Rubella adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus rubella.Virus RNA beruntai tunggal ini hanya menginfeksi manusia.Virus Rubella biasa nya hidup di daerah tropis, subtropis dan pada daerah yang memiliki musim semi.

Siapa yang diserang?

Pada umumnya, virus ini menyerang anak-anak, orang dewasa termasuk ibu hamil.Virus Rubella juga bisa ditularkan oleh ibu ke calon bayinya.Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan tes rubella sebelum hamil.Hal ini untuk menghindari resiko cacat pada bayi di dalam kandungan.

Menular atau tidak?

Virus Rubella dapat menular melalui cairan tubuh seperti keringat , dahak penderita, berbagi makanan dan minuman dengan penderita, dan bisa juga lewat udara.Bila daya tahan tubuh kita lemah maka virus yang masuk akan berkembang biak tapi jika sebaliknya virus itu akan mati.

Gejala

Waspadai jika ada gejala demam , batuk pilek, pusing , mual, lemah, nyeri nyeri pada sendi dan ada bercak merah pada kulit

Bagaimana mencegahnya?

Selalu jagalah Kebersihan dari hal yang terkecil, selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, jaga selalu Kesehatan agar daya tahan tubuh kita selalu kuat, lakukan juga pencegahan dengan imunisasi MMR pada usia 12 bulan - 6 tahun.Biasanya vaksin tahap pertama di berikan pada anak usia 12 - 15 bulan.Vaksin kedua di berikan pada usia 4 - 6 tahun.Untuk wanita usia subur bisa di berikan imunisasi dan baru boleh hamil setelah 3 bulan penyuntikan vaksin.
Vaksin MMR tidak boleh di berikan pada ibu hamil, orang yang mengalami gangguan sistem kekebalan dan penderita kanker yang sedang menjalani pengobatan.

Bagaimana penanganan nya?

Pengobatan nya tidak memerlukan media khusus, dapat dilakukan di rumah, untuk meringankan gejala nya anda dapat melakukan cara yang sederhana seperti minum air putih yang banyak, istirahat yang cukup,minum air hangat bisa dicampur dengan madu dan perasan lemon, dan jangan sembarangan minum obat usahakan selalu konsultasi atau periksa kan diri ke dokter kepercayaan anda.

Semoga bermanfaat
Sehat selalu….

Rabu, 20 Desember 2017

Penyakit Difteri dan Cara Mencegahnya

      Pada kesempatan ini saya akan membagikan tentang penyakit difteri yang di request oleh putri.


     Menurut Wikipedia Difteri adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae. Difteri ialah penyakit yang mengerikan di mana masa lalu telah menyebabkan ribuan kematian, dan masih mewabah di daerah-daerah dunia yang belum berkembang. Orang yang selamat dari penyakit ini menderita kelumpuhan otot-otot tertentu dan kerusakan permanen pada jantung dan ginjal. Anak-anak yang berumur satu sampai sepuluh tahun sangat peka terhadap penyakit ini.

    Difteri pada Anak-anak

Difteri lebih sering menyerang anak-anak lebih khususnya balita serta pada orang dewasa di atas 60 tahun. Penyakit difteri dapat dicegah dengan imunisasi pada balita. Pada negara yang menerapkan imunisasi, penyakit difteri tidak begitu banyak menyerang warga negaranya. Imunisasi yang diberikan berupa imunisasi DTP (Difteri Pertusis Tetanus) dan TD (Toxoid Difteri). Imunisasi DTP dilakukan pada saat anak berusia 2, 4, 6, 18 bulan dan 5 tahun. Sedangkan Imunisasi TD diberikan pada saat anak berumur 10 tahun dan 18 tahun. Anak yang menderita sakit batuk parah yang diduga batuk rejan dan menderita penyakit kejang demam kompleks. Dilarang diberikan imunisasi DTP tapi diberikan imunisasi DT saja.

      Seberapa umumkah difteri?

Difteri banyak ditemui di negara-negara berkembang seperti Indonesia, di mana angka vaksinasi masih rendah. Kondisi ini dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun. Difteri dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

      Tingkatan Penyakit Difteri

Penyakit difteri sempat menjadi sangat ganas yaitu pada tahun yang lalu, pernah menjadi penyebab utama kematian anak-anak. Tetapi untuk sekarang sudah tidak lagi karena sudah dapat ditemukan solusinya. Penyakit difteri mempunyai lefel keparahan. Ada 3 level tingkat keparahan penyakit difteri yaitu:

Infeksi ringan
Infeksi ringan terjadi jika penyerangan hanya pada daerah hidung yaitu, pada bagian mukosa dengan gejala nyeri ketika digunakana untuk menelan.

Infeksi sedang
Infeksi sedang ditandai dengan gejala pembengkakan pada laring. Infeksi sedang menyerang diaerah yang sudah lebih dalam dari infeksi ringan yaitu di daerah bagian faring (dinding belakang rongga mulut).

Infeksi berat
Infeksi berat merupakan infeksi yang sudah mempunyai beberapa gejala yang parah seperti nafas tersumbat dan terjadi gejala komplikasi seperti radang otot jantung, kelemahan anggota gerak dan radang ginjal.
        Gejala Difteri
Difteri umumnya memiliki masa inkubasi atau rentang waktu sejak bakteri masuk ke tubuh sampai gejala muncul 2 hingga 5 hari. Gejala-gejala dari penyakit ini meliputi:

💠Terbentuknya lapisan tipis berwarna abu-abu yang menutupi tenggorokan dan amandel.
💠Demam dan menggigil.
💠Sakit tenggorokan dan suara serak.
💠Sulit bernapas atau napas yang cepat.
💠Pembengkakan kelenjar limfe pada leher.
💠Lemas dan lelah.
💠Pilek. Awalnya cair, tapi lama-kelamaan menjadi kental dan terkadang bercampur darah.

    Difteri juga terkadang dapat menyerang kulit dan menyebabkan luka seperti borok (ulkus). Ulkus tersebut akan sembuh dalam beberapa bulan, tapi biasanya akan meninggalkan bekas pada kulit.

Segera periksakan diri ke dokter jika Anda atau anak Anda menunjukkan gejala-gejala di atas. Penyakit ini harus diobati secepatnya untuk mencegah komplikasi.


Pertolongan Pertama Pada Difteri
1. Pergi ke dokter bila ada gejala Difteri.
2. Ada gejala: dilakukan pemeriksaan Swab (hidung atau tenggorokan).
3. Hasil pemeriksaan akan di periksa di laboratorium. Bila terbukti hasil pemeriksaan positif maka bisa diberikan terapi oleh dokter.
Pencegahan Difteri
1. Memberikan kekebalan pada anak-anak dengan cara:
- Imunisasi DPT/HB untuk anak bayi. Imunisasi di berikan sebanyak 3 kali yaitu pada saat usia 2 bulan, 3 bulan, dan 4 bulan.
- Imunisasi DT untuk anak usia sekolah dasar (usia kurang dari 7 tahun). Imunisasi ini di berikan satu kali.
- Imunisasi dengan vaksin Td dewasa untuk usia 7 tahun ke atas.
2. Hindari kontak dengan penderita langsung difteri.
3. Jaga kebersihan diri.
4. Menjaga stamina tubuh dengan makan makanan yang bergizi dan berolahraga cuci tangan sebelum makan.
5. Melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur.
6. Bila mempunyai keluhan sakit saat menelan segera memeriksakan ke Unit Pelayanan Kesehatan terdekat.
Pertolongan terhadap difteri yang menyerang keluarga / teman:
1. Hindari kontak langsung dengan penderita difteri atau karier (pembawa) difteri.
2. Lakukan pemeriksaan kesehatan diri dan anggota keluarga ke fasilitas kesehatan terdekat.
3. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan rumah.
4. Penderita Difteri atau karier agar menggunakan masker sampai sembuh.


Ok. Itulah penjelasan mengenai penyakit difteri semoga bermanfaat. Jangan lupa jagalah kesehatan anda, keluarga anda dan orang yang dekat dengan anda, agar terhindar dari penyakit difteri maupun lainnya.

Sumber : https://halosehat.com/penyakit/difteri/gejala-difteri
http://koneksimu.blogspot.co.id/2013/04/cara-mencegah-dan-mengobati-penyakit.html?m=1
http://www.alodokter.com/difteri
https://hellosehat.com/penyakit/difteri/
     

Selasa, 12 Desember 2017

Bahaya Rokok

     Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung yang lainnya. Wikipedia


       Tentu kalian tidak asing lagi dengan yang namanya rokok. Kita pasti sering melihat orang merokok entah itu teman, keluarga, atau orang lain yang sedang menghisap rokok. Apalagi jika kamu seorang laki-laki, pasti tahu apa itu rokok. Karena kebanyakan yang merokok adalah seorang laki-laki. Tetapi ada juga wanita yang merokok, entah alasannya dia merokok.

      Setiap orang pasti mempunyai alasan merokok, diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Coba-coba
2. Ikut-ikutan
3. Sekedar ingin merasakan
4. Kesepian
5. Agar terlihat gaya (gengsi)
6. Meniru orang tua
7. Iseng
8. Menghilangkan ketegangan
9. Biar tidak dikatakan  banci
10. Lambang kedewasaan
11. Mencari inspirasi
12. Sebagai penghilang stres
13. Penghilang jenuh

Ayok dari berbagai alasan-alasan orang yang merokok. Apa alasan anda merokok?

Adapun ciri-ciri fisik seorang perokok :
1.Gigi kuning karena nikotin.
2. Kuku kotor karena nikotin.
3. Mata pedih.
4. Sering batuk – batuk.
5. Mulut dan nafas bau rokok.

Tahukah anda mempunyai banyak sekali bahaya bagi kesehatan tubuh kita, tidak hanya anda selaku perokok tapi  orang yang ada di sekitar anda yang telah menghirup asapnya. Bahaya rokok diantaranya :
1. Kardiovaskular
Ketika Anda merokok, Anda akan lebih mungkin terkena serangan jantung. Perokok berisiko dua hingga empat kali lebih tinggi menderita penyakit jantung. Risiko lebih tinggi lagi jika Anda perokok wanita yang sedang mengonsumsi pil KB.
Saat merokok, Anda memasukkan zat-zat berbahaya yang bisa berdampak buruk bagi tubuh, khususnya jantung, contohnya zat nikotin. Ketika nikotin masuk ke tubuh, zat itu bisa mengurangi kadar oksigen yang dapat masuk ke darah. Zat yang bersifat candu ini juga bisa mempercepat detak jantung, menaikkan tekanan darah, merusak pembuluh darah dalam jantung, dan meningkatkan kemungkinan terjadinya penggumpalan darah yang bisa memicu serangan jantung. Begitu juga dengan akibat-akibat buruk terhadap organ tubuh yang lainnya.
Bahaya merokok juga bisa dirasakan oleh orang yang tidak merokok sama sekali. Asap rokok bisa menyebabkan penyakit jantung dan kanker paru-paru pada perokok pasif, yaitu orang yang tidak merokok namun tetap menghirup asapnya.

2. Otak
Bahaya merokok bisa meningkatkan risiko terkena stroke sebesar 50 persen. Hal tersebut bisa menyebabkan kerusakan otak dan kematian. Merokok juga dapat meningkatkan risiko mengalami aneurisma otak. Aneurisma otak adalah pembengkakan pembuluh darah yang terjadi akibat melemahnya dinding pembuluh darah. Sewaktu-waktu bisa pecah dan mengakibatkan pendarahan di otak.

3. Mulut dan tenggorokan
Bau mulut dan gigi bernoda merupakan efek yang akan timbul akibat merokok. Penyakit gusi dan kerusakan indera perasa pun dapat timbul akibat bahaya merokok. Masalah serius yang akan hinggap pada mulut dan tenggorokan adalah meningkatnya risiko kanker pada lidah, tenggorokan, bibir, dan pita suara.

4. Paru-paru
Salah satu efek paling berbahaya akibat merokok adalah kanker paru-paru. Bahan-bahan kimia pada rokok berpotensi merusak sel paru-paru yang kemudian bisa berubah menjadi sel kanker. Penyakit serius lainnya yang bisa Anda alami adalah bronkitis, pneumonia, dan emfisema.

5. Lambung
Merokok bisa melemahkan otot yang mengontrol bagian bawah kerongkongan Anda. Hal tersebut memungkinkan asam dari lambung bergerak ke arah yang salah, yaitu naik ke kerongkongan. Kondisi tersebut dinamakan penyakit asam lambung atau GERD. Beberapa risiko penyakit lambung lainnya yang dapat terjadi pada seorang perokok adalah ulkus atau tukak lambung dan kanker lambung.

6. Tulang
Racun pada rokok bisa menimbulkan kerapuhan pada tulang. Oleh sebab itu, perokok lebih berisiko mengalami tulang rapuh atau osteoporosis. Wanita perokok lebih rentan menderita osteoporosis dibanding dengan wanita bukan perokok.

7. Kulit
Perokok akan terlihat lebih tua daripada yang bukan perokok, karena kurangnya asupan oksigen ke kulit. Penuaan dini akan dirasakan, seperti kemunculan kerutan di sekitar mata dan mulut. Racun rokok juga bisa menyebabkan selulit pada kulit.

8. Organ reproduksi
Merokok bisa mengganggu sistem reproduksi dan kesuburan Anda. Pada pria, merokok bisa menyebabkan impotensi, mengurangi produksi sperma, dan kanker testis. Sementara pada wanita, merokok dapat mengurangi kesuburan. Selain itu, risiko terkena kanker serviks pun lebih tinggi karena rokok mengurangi kemampuan alami tubuh dalam melawan infeksi human papillomavirus atau HPV.

9. Gangguan psikologis
Selain penyakit pada fisik, perokok juga mengalami tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak merokok. Selama ini mungkin Anda mengira merokok bisa membuat lebih rileks. Anda menganggap kandungan nikotin bisa menenangkan pikiran Anda, tapi ternyata itu salah. Yang membuat perokok gelisah dan cemas adalah gejala putus obat terhadap nikotin. Dengan merokok, kecanduan terhadap nikotin akan terpenuhi dan perokok merasa seperti rokok tersebut menurunkan stres.

Memang tidak semua perokok akan meninggal karena penyakit jantung, kanker paru-paru, atau stroke, namun kebiasaan merokok bisa sangat mengganggu kesehatan dan mengurangi kualitas hidup Anda. Bahaya merokok yang bisa Anda rasakan sehari-hari adalah batuk-batuk, sesak napas, lebih mudah lelah, lebih rentan terhadap infeksi, atau mengalami gangguan tidur yang ditandai dengan sulit bernapas pada malam hari kemudian merasa kelelahan di pagi hari.

    Karena rokok Sangat berbahaya bagi kesehatan anda maka jauhilah. Karena yang bisa terkena dampaknya tidak hanya kami tapi bisa keluarga dan teman-teman yang bersamamu. Apakah kamu tidak cinta anakmu, adikmu, kakakmu, saudaramu yg lain kekasih, istri atau suami, atau kedua orang tuamu, atau keluarga mu yang lainnya, dan temanmu.

    Mulailah peduli dengan kesehatanmu, lagipula ini untuk kebaikanmu. Setidaknya kamu juga harus peduli dengan keluarga dan temanmu. Mulailah secara perlahan merokok jauh dari orang lain. Lanjut mulai mengurangi mengkonsumsi rokok sampai benar-benar berhenti merokok.

   Kalian pasti masih punya masa depan dan keinginan. Maka oleh karena itu, sebelum terlambat jagalah kesehatan anda.

Semoga bermanfaat.

Sumber : http://www.alodokter.com/segudang-bahaya-merokok-terhadap-tubuh
https://ranidwi68.wordpress.com/2013/01/09/pengertian-merokok-dan-akibatnya/
 

Senin, 11 Desember 2017

Cara Mencegah Diabetes

     Diabetes (diabetes melitus) adalah penyakit jangka panjang atau kronis yang ditandai dengan kadar gula darah (glukosa) yang jauh di atas normal. Glukosa sangat penting bagi kesehatan kita karena merupakan sumber energi utama bagi otak maupun sel-sel yang membentuk otot serta jaringan pada tubuh kita.

       Jenis Jenis Diabetes Melitus

Diabetes Melitus Tipe 1 (IDDM = Insulin-dependent-Diabetes-Mellitus)
Merupakan penyakit Diabetes melitus yang disebabkan oleh penyakit autoimun. Dimana sistem kekebalan tubuh malah menyerang dan menghancurkan sel-sel beta pankreas penghasil insulin. Meskipun ada dugaan hal ini dipicu oleh genetik atau lingkungan, penyebab pasti diabetes melitus tipe 1 tidak sepenuhnya diketahui.

Diabetes Melitus Tipe 2 (NIDDM = Non-Insulin-dependent-Diabetes-Mellitus)
Merupakan Jenis Diabetes melitus yang paling sering berkembang secara bertahap seiring dengan usia yang ditandai dengan resistensi insulin dalam tubuh. Karena penolakan tubuh terhadap insulin, lemak tubuh, hati, dan sel-sel otot tidak dapat mengambil dan menyimpan glukosa, yang digunakan sebagai sumber energi. Dengan demikian, glukosa tetap berada dalam darah. Penumpukan glukosa (gula darah) abnormal dapat menyebabkan hiperglikemia dan gangguan fungsi tubuh. Diabetes melitus tipe 2 terjadi paling sering pada orang yang kelebihan berat badan karena lemak yang dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menggunakan insulin, tetapi juga dapat terjadi pada orang kurus dan orang tua. Riwayat keluarga dan genetika memainkan peran utama dalam diabetes melitus tipe 2, seta aktivitas fisik dan pola makan yang buruk juga dapat meningkatkan risiko.

Diabetes Gestational
Merupakan jenis diabetes melitus yang terjadi pada saat hamil sebagai akibat dari peningkatan gula darah selama kehamilan. Diabetes gestasional telah diketahui mempengaruhi sekitar 3-8 persen wanita. Jika Diabetes Gestasional dibiarkan tidak terdiagnosis atau tidak diobati, maka dapat menyebabkan masalah seperti berat lahir bayi yang tinggi dan masalah pernapasan pada bayi. Gestational diabetes biasanya sembuh pada ibu setelah bayi lahir, tetapi statistik menunjukkan bahwa perempuan yang memiliki diabetes gestasional memiliki kesempatan yang jauh lebih besar terkena diabetes melitus tipe 2 dalam waktu lima sampai 10 tahun berikutnya.

Pradiabetes
(Pra=sebelum, atau hampir), Merupakan kondisi yang sangat bepotensi menjadi diabetes melitus yang ditandai dengan kadar gula darah yang terlalu tinggi untuk dianggap normal tetapi belum cukup tinggi untuk berada di kisaran diagnosis diabetes melitus yang khas. Pradiabetes tidak hanya meningkatkan resiko terkena diabetes melitus, tetapi juga penyakit jantung.

Berikut ini beberapa gejala diabetes melitus diantaranya yaitu :

🔘Anda berusaha mencari makanan manis.
🔘Anda akan lebih sering buang air kecil.
🔘Anda akan merasakan sering haus dan banyak minum.
🔘Berat badan semakin menurun.
🔘Mudah merasa lelah dan ngantuk.
🔘Anda merasakan kesemutan atau kebas. (Neuropati Diabetes)
🔘Luka yang sulit sembuh dan tidak kunjung membaik.

Setelah kalian tahu apa itu diabetes, berikut adalah cara mencegah penyakit diabetes. Karena mencegah lebih baik dari pada mengobati.

1. Tahu apa itu diabetes

Sebelum memulai tindakan pencegahan terhadap diabetes, sangat penting untuk mengetahui apa sebenarnya diabetes itu. Setelah Anda akrab dengan penyakit ini, Anda dapat memulai terapi pencegahan Anda dengan mudah.

2. Mengurangi porsi makan

Mengurangi porsi makan setiap hari bisa menjadi cara terbaik untuk menghindari diabetes.

3. Olahraga

Berolahraga setiap hari membantu menjaga berat badan yang sehat, menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas Anda terhadap insulin. Jadi, berolahragalah setiap hari selama minimal 30 menit untuk menjaga tingkat gula darah dalam rentang normal.

4. Menurunkan berat badan

Berat badan berlebih dapat menjadi memperbesar risiko seseorang terkena diabetes. Jadi, pastikan bahwa Anda dapat menurunkan berat badan dan menjaganya tetap normal.

5. Sarapan sangat penting

Tidak peduli seberapa bencinya Anda pada sarapan, sangat penting untuk sarapan setiap hari. Hal itu membantu mengurangi risiko terkena diabetes. Makan sarapan yang sehat tidak hanya membantu mengontrol nafsu makan, tetapi juga membantu mengontrol konsumsi kalori.

6. Hindari makanan berlemak

Junk food dan makanan yang biasa Anda beli di jalan umumnya tinggi lemak jenuh, yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat di tubuh. Ini pada gilirannya juga dapat mempengaruhi tingkat gula darah dalam tubuh. Jadi, hindari junk food dan makanan berlemak lainnya.

7. Hindari minuman manis

Soda, minuman ringan atau berperasa dapat meningkatkan risiko terkena diabetes. Semua minuman berpemanis merupakan sumber gula yang tak terlihat, yang dapat meningkatkan kadar gula darah Anda.

8. Makan banyak sayuran

Daging memang lezat, namun Anda tidak harus memakannya setiap hari, karena dapat menimbulkan risiko diabetes. Dengan demikian, perbanyak konsumsi sayuran setiap hari. Mereka akan membantu Anda mencegah diabetes.

9. Hindari stres

Stres yang berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah Anda. Jadi, kurangi tingkat stres dengan berlatih yoga, meditasi atau latihan pernapasan.

10. Tidur nyenyak

Mendapatkan setidaknya enam jam tidur di malam hari sangat penting untuk mencegah diabetes. Kurang tidur dapat meningkatkan hormon kortisol dalam tubuh, yang dapat meningkatkan tingkat insulin dan menyebabkan ketidakseimbangan gula darah. Selain itu, tidur yang tidak nyenyak juga bisa membuat nafsu makan menggila.

Inilah sepuluh cara mencegah diabetes. Sebelum terlambat, Anda bisa melakukan pencegahan sejak dini dan memulai gaya hidup sehat.

Semoga bermanfaat.

Sumber : https://m.merdeka.com/sehat/10-cara-ampuh-mencegah-diabetes.html
http://www.alodokter.com/diabetes
https://mediskus.com/penyakit/jenis-jenis-diabetes-melitus-kencing-manis
http://www.obatjantungstroke.com/gejala-diabetes/

Jumat, 08 Desember 2017

ATASI DEMAM PADA BAYI ANAK DAN DEWASA

     Menurut Wikipedia Demam adalah suatu keadaan saat suhu badan melebihi 37oC yang disebabkan oleh penyakit atau peradangan. Demam juga merupakan pertanda bahwa sel antibodi manusia ( sel darah putih ) sedang melawan suatu virus atau bakteri. Anak yang memiliki suhu tinggi karena suhu tinggi berkepanjangan dapat menyebabkan sawan. Demam yang melebihi 3 hari mungkin merupakan malaria atau penyakit yang disebabkan oleh nyamuk lainnya.Penanganan demam biasanya dengan diberikan obattipire misalnya golongan acetaminopen.

Meskipun terkadang mengkhawatirkan, demam yang tinggi tidak selalu menandakan bahwa Anda menderita suatu penyakit yang serius. Demam yang seringkali dijumpai pada kasus infeksi anak-anak seringkali tidak berbahaya. Malahan, demam merupakan pertanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang berusaha untuk melawan infeksi tersebut.

Demam bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala yang seringkali menyertai penyakit yang dapat sembuh sendiri tanpa memerlukan pengobatan, seperti misalnya flu atau pilek. Maka dari itu, demam akan menghilang dengan sendirinya saat penyakit yang mendasarinya sembuh. Tapi untuk mengobati demam yang lebih parah, beberapa obat-obatan penurun panas bisa dibeli secara bebas di apotek. Baca aturan pakai dan ikuti dosis yang dianjurkan

Golongan Demam

Demam dapat digolongkan ke dalam kategori yang berbeda sesuai dengan lama atau tingkat suhu. Kategori umum demam adalah sebagai berikut:

💠 Hiperpireksia: Bila suhu tubuh mencapai atau melebihi 41,5° C. Kasus tersebut dianggap darurat.
💠 Demam kronis: Bila demam berlangsung selama lebih dari tiga hari atau sering terjadi.
💠 Demam antara (intermitten): Ketika suhu tubuh naik dan turun ke tingkat normal kembali dalam 1-3 hari.
💠 Remiten: digunakan untuk menggambarkan demam yang berulang secara berkala.
💠 Demam Tetap: Menjelaskan demam ringan yang tidak meningkat atau menurun lebih dari satu derajat dalam waktu 24 jam.

Gejala yang menyertai demam tergantung kepada penyebab demam itu sendiri. Berikut ini adalah contoh gejala yang bisa menyertai demam:

💠Sakit kepala
💠Berkeringat dingin
💠Menggigil
💠Dehidrasi
💠Batuk-batuk
💠Sakit tenggorokan
💠Sakit pada telinga
💠Diare dan muntah-muntah
💠Sakit otot
💠Kehilangan selera makan
💠Merasa kelelahan

Pemeriksaan suhu tubuh yang paling tepat adalah menggunakan termometer. Jangan mengandalkan rabaan tangan untuk memastikan demam atau tidak. Demam belum tentu menjadi kondisi yang serius, namun Anda perlu waspada apabila suhu tubuh anda di atas 38 derajat celcius dan Anda mengalami satu atau lebih gejala di bawah ini:

💠Leher terasa kaku dan mata menjadi sangat sensitif terhadap cahaya
💠Muntah-muntah secara terus-menerus
💠Muncul bercak-bercak kemerahan pada kulit
💠Sesak napas
💠Terus-menerus merasa mengantuk
💠Apabila Anda/anak Anda merasa kesakitan
💠Anak tidak mau minum dan jarang buang air kecil.

Segera hubungi dokter atau ke rumah sakit jika Anda mengalami gejala-gejala di atas.

Cara mengatasi demam tinggi di rumah

Ketika seseorang demam, tindakan untuk mengatasinya akan berbeda-beda, tergantung pada golongan usia, seperti dilansir dari MayoClinic

Mengatasi demam tinggi pada bayi dan balita

💠 Bayi 0-3 bulan dengan demam 38 derajat Celcius atau lebih tinggi: Hubungi dokter, bahkan jika anak Anda tidak memiliki gejala atau tanda-tanda lainnya.
💠 Bayi 3-6 bulan dengan demam sampai 38,9 derajat Celcius: Biarkan anak beristirahat dan minum banyak air. Obat tidak diperlukan. Hubungi dokter jika anak Anda terlihat memiliki iritasi yang tidak biasa, lesu, atau merasa tidak nyaman.
💠 Bayi 3-6 bulan dengan demam di atas 38,9 derajat Celcius: Hubungi dokter, ia bisa merekomendasikan tes dan pemeriksaan untuk anak Anda.
💠 Bayi 6-24 bulan dengan demam di atas 38,9 derajat Celcius: Berikan anak Anda acetaminophen. Jika anak Anda berusia 6 bulan atau lebih, memberikan ibuprofen juga tidak apa-apa, tapi baca dulu penggunaannya dengan baik untuk dosis yang tepat. Jangan berikan aspirin pada bayi atau balita. Hubungi dokter jika demam tidak turun setelah diberi obat, atau jika belum turun juga setelah lebih dari 1 hari.

Mengatasi demam tinggi pada anak-anak dan remaja

💠 Anak usia 2-17 tahun dengan demam sampai 38,9 derajat Celcius: Anjurkan anak Anda untuk beristirahat dan minum banyak cairan. Obat tidak diperlukan. Hubungi dokter Anda jika anak Anda terlihat lebih rewel dari biasanya, lesu, atau mengeluh merasa tidak nyaman.
💠 Anak usia 2-17 tahun dengan demam di atas 38,9 derajat Celcius: Jika anak Anda terlihat tidak nyaman, berikan anak Anda acetaminophen atau ibuprofen. Baca label kemasan dengan baik untuk dosis yang tepat, dan hati-hati untuk tidak memberikan anak Anda lebih dari satu obat yang mengandung acetaminophen, seperti beberapa obat batuk dan pilek. Hindari penggunaan aspirin pada anak-anak atau remaja. Hubungi dokter jika demam tidak turun karena obat atau berkepanjangan lebih dari 3 hari.

Mengatasi demam tinggi pada orang dewasa

💠 18 tahun ke atas dengan demam sampai 38,9 derajat Celcius: Istirahat dan minum banyak cairan. Obat tidak diperlukan. Hubungi dokter jika demam disertai dengan sakit kepala berat, leher kaku, sesak nafas, atau tanda-tanda maupun gejala lain yang tidak biasa.
💠 18 tahun ke atas dengan demam di atas 38,9 derajat Celcius: Jika Anda merasa tidak nyaman, gunakan acetaminophen, ibuprofen, atau aspirin. Baca label kemasan dengan baik untuk dosis tepat, dan hati-hati agar tidak menggunakan lebih dari satu obat yang mengandung acetaminophen, seperti obat batuk dan pilek. Hubungi dokter jika demam tidak turun, suhu mencapai 39,4 derajat atau lebih, atau berkepanjangan lebih dari 3 hari.
Segera hubungi dokter bila demam sangat tinggi

Jika demam Anda atau anak Anda mencapai 40 derajat Celcius atau lebih, artinya Anda harus segera menghubungi dokter. Apalagi jika demam tinggi tersebut dibarengi beberapa gejala berikut:

💠Kejang-kejang
💠Kehilangan kesadaran
💠Kebingungan
💠Leher kaku
💠Kesulitan bernapas
💠Nyeri parah di seluruh tubuh
💠Bengkak atau radang di banyak bagian tubuh
💠Vagina berbau tidak enak
💠Sakit saat buang air kecil atau urin baunya tidak enak

Bila anak Anda sedang demam tinggi, hindari membangunkan anak Anda untuk mengecek suhu tubuhnya dengan termometer. Tidur lebih penting baginya agar demamnya cepat turun.

Sumber : https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/mengatasi-demam-tinggi-pada-anak-remaja-dewasa/
http://www.alodokter.com/demam
https://www.docdoc.com/id/info/condition/demam
http://www.alodokter.com/demam

Selasa, 05 Desember 2017

Penyakit Jantung dan Penyebabnya

      Penyakit jantung atau dalam istilah medis disebut penyakit jantung koroner adalah kondisi yang terjadi ketika pembuluh darah utama yang menyuplai darah ke jantung (pembuluh darah koroner) mengalami kerusakan. Tumpukan kolesterol pada pembuluh darah serta proses peradangan diduga menjadi penyebab penyakit ini.

Ketika terjadi penumpukan kolesterol (plak), pembuluh darah koroner akan menyempit sehingga aliran darah dan suplai oksigen menuju jantung pun akan terhambat. Kurangnya aliran darah ini akan menyebabkan rasa nyeri pada dada (angina) dan sesak napas, hingga suatu saat terjadi hambatan total pada aliran darah menuju jantung atau yang disebut juga dengan serangan jantung.

Penyakit jantung koroner termasuk salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Federasi Jantung Dunia memperkirakan angka kematian akibat penyakit jantung koroner di Asia Tenggara mencapai 1,8 juta kasus pada tahun 2014. Di Indonesia sendiri pada tahun 2013 tercatat ada setidaknya 883.447 orang yang terdiagnosis penyakit jantung koroner di Indonesia dengan mayoritas penderita berusia 55-64 tahun. Angka kematian akibat penyakit jantung pun cukup tinggi, yakni sekitar 45 persen dari seluruh angka kematian di Indonesia.




Macam-macam Penyakit Jantung Dan Penyebabnya
1. Penyakit Jantung Korner
Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan jenis paling umum dan paling banyak dari macam-macam penyakit jantung lainnya. Penyakit jantung koroner dikenal juga dengan “the silent killer” karena banyak mengakibatkan kematian, bahkan penyakit jantung koroner merupakan jenis penyakit tidak menural yang mengakibatkan jumlah kematian tertinggi di dunai. Di Indonesia sendiri penyakit jantung koroner atau dikenal juga dengan penyakit arteri koroner ini mengakibatkan kematian sekitar 26% dari seluruh kematian di Indonesia, bahkan tercatat dalam 10 tahun terahir jumlah angka kematian akibat penyakit jantung koroner (PJK) cenderung mangalami peningkatan.

Penyebab utama penyakit jantung koroner adalah sterosklerosis. Aterosklerosis adalah proses pengerasan dan penebalan pembuluh arteri koroner yang di sebabkan oleh penumpukan plak ateromatosa yang terdiri dari kolesterol, lemak dan sisa hasil metabolisme tubuh lainnya. Banyak faktor yang dapat mengakibat terjadinya aterosklerosis, namun sebagian besar akibat pola makan dan gaya hidup yang tidak sehhat, seperti kebiasaan merokok, banyak mengkonsumsi makanan yang mengadung kolesterol dan lemak jenuh. Obesitas atau kegemukan dan kurang berolahraga juga dapat mengakibatkan penyakit janutng koroner selain karena adanya faktor keturunan.

2. Imfark Miokard Akut (kerusakan dan kematian otot jantung)
Imfark Miokard Akut merupakan ganguan pada jantung sebagai akibat dari penyakit jantug koroner. Penyumbatan yang terjadi pada arteri koroner menyebabkan otot-otot jantung tidak mendapakan pasokan darah yang cukup, jika kondisi ini berlangsung lama maka otot jantung akan mengalami kerusakan bahkan ototnya bisa mati. Darah yang kaya oksigen dan nutrisi lainnya dibutuhkan oleh otot jantung agar bisa berfungsi dan bekerja secara normal.

3. Gagal Jantung

Ketika otot jantung tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup, maka fungsi kerja jantung akan terganggu. Dikatakan “Gagal Jantung” bukan berarti jantung berhenti berkerja, Tetapi jantung tidak dapat berkerja dengan maksimal untuk memompa dan mengalirkan darah keseluruh bagian tubuh. Gagalnya jantung dalam memenuhi kebutuhan darah yang cukup dapat mengakibatkan muncul gejala seperti nyeri dada, sesak napas, mudah lelah, pusing, detak jantung tidak normal dan sebagainya. Penyebab gagal jantung sebagian besar karena gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat.

4. Kardiomiopati (pelemahan dan pembesaran otot jantung)
Kardiomiopati merupakan jenis gangguan pada otot jantung yang dapat mengakibatkan jantung lebih sulit untuk memompa dan mengalirkan darah keseluruh tubuh. Kardiomiopati terbagi menjadi tida tipe utama yaitu kardiomiopati dilatasi (meluas), hipertrofi dan restriktif. Kardiomiopati dapat terjadi karena melemahnya ruang utama jantung yang berfungsi untuk memompa darah yaitu ventrikel kiri, membesar dan menebalnya otot pada ruang utama jantung secara abnormal atau karena pengerasan otot jantung.

Secara umum penyebab kardiomiopati tidak diketahui, namun ada beberapa faktor yang berkontribusi terjadinya kardiomiopati, diantaranya penyakit tekanan darah tinggi yang berlansung lama, kerusakan jaringan jantung akibat serang jantung, denyut jantung yang terlalu cepat, ganguan katup jantung, penyakit metabolik seperti penyakit diabetes dan masalah tiroid, konsumsi alkohol dan obat terlarang, penumpukan zat besi pada otot jantung dan karena faktor genetik.

 5. Kelainan Katup Jantung
Jenis penyakit jantung lainnya adalah masalah kelainan pada katup jantung, katup jantung berfungsi untuk mengontrol dan mengendalikan aliran darah dalah jantung. Jenis penyakit jantung ini dapat terjadi karena kelainan katup jantung bawaan sejak lahir, karena infeksi virus atau bakteri pada jantung atau karena efek samping dari pengobatan.

6. Penyakit Jantung Rematik
Penyakit jantung rematik (PJR) adalah komplikasi yang paling ditakuti dari demam rematik. Istilah ” penyakit jantung rematik " mengacu pada kerusakan katup jantung kronis bisa berupa penyempitan atau kebocoran, terutama pada katup mitral yang dapat terjadi setelah seseorang mengalami demam rematik akut. Kerusakan katup ini akhirnya dapat menyebabkan gagal jantung. Banyak pendapat yang menyatakan penyebab penyakit jantung rematik adalah reaksi dari autoimun sebagai reaksi dari penyakit demam rematik.

7. Penyakit jantung Bawaan
Jenis penyakit jantung berikutnya adalah penyakit jantung bawaan (PJB), penyakit jantung bawaan merupakan kelainan organ jantung yang sudah tejadi sejak masa kelahiran, kelainan ini dapat terjadi karena organ jantung atau pembuluh darah di sekitar jantung tidak terbentuk secara sempurna pada masaperkembangan janin (tiga bulan pertama kehamilan). Penyebab penyakit jantung bawaan sebagaian besar kasusnya tidak di ketahui, namun sebagian dokter menyatakan sebagian penyebabnya infeksi virus yang diderita ibu saat hamil, faktor keturunan, kebiasaan minum alkohol saat hamil muda, menggunakan obat berbahaya temasuk obat aborsi / obat peluntur untuk menggagalkan kehamilan.

8. Penyakit Serebrovaskular
Penyakit serebrovaskular merupakan jenis penyakit jantung terjadi karena adanya penyumbatan pembuluh darah di jantung yang mengarah ke otak. Penyakit jantung ini jika tidak mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat dapat mengakibatkan serangan stroke. Penyebab penyakit serebrovaskular ini sama dengan penyakit jantung koroner.

9. Fibrilasi Atrial
Fibrilasi atrial merupakan gangguan pada jantung akibat ritme listrik jantung yang mengganggu kerja atrial. Kelistrikan jantung yang tidak normal akan mengakibatkan otot jantung berkontraksi tidak beraturan dan jantung tidak dapat memompa darah dengan normal. Penyebab fibrilasi atrial diantaranya kelainan tiroid (hipertiroid) dan keracunan alkohol dalam jumlah banyak.

Gejala Penyakit Jantung

Kita awali dahulu dengan mengetahui apa saja ciri ciri penyakit jantung, ini penting karena kalau kita mengetahui ciri atau gejalanya sejak awal maka kita akan mudah untuk menangani penyakit ini dan mencegah semakin parah, berikut adalah ciri jika kita terkena penyakit jantung.

1. Dada sering berdebar, Jika gejala ini muncul, yaitu dada atau jantung tiba tiba berdebar kencang dengan tanpa alasan maka segeralah periksakan ke dokter.
2. Sering mengalami nyeri di bagian tubuh tertentu, Hal ini menandakan suplai pasokan darah mengalami hambatan dibeberapa bagian tubuh kita. Sehingga mengakibatkan bagian tubuh tersebut mengalami kram atau nyeri. Dan biasanya pada bagian dada akan mengalami nyeri hampir setiap hari. Segera hubungi dokter untuk tindakan lebih lanjut.
3. Sesak nafas, ini juga merupakan gejala sakit jantung dan bukan hanya untuk penyakit asma, mengapa demikian, karena jika kita menderita penyakit jantung, kadang ada cairan yang masuk ke dalam rongga paru.
4. Sering pusing dan kadang sampai pingsan, Bila anda sering mendapati rasa pusing dikepala sampai mengakibatkan pingsan, waspadalah karena itu adalah salah satu gejala penyakit jantung. Penjelasan ini adalah di sebabkan karena pasokan darah ke bagian kepala terganggu sehingga kepala menjadi pusing dan jika terjadi terus menerus maka akan menjadikan anda tidak sadarkan diri.
5. Gampang lelah dan pening, Penjelasan untuk gejala ini sama dengan yang diatas yaitu karena pasokan darah di dalam tubuh tidak optimal, sehingga kita tidak mendapatkan energi atau tenaga seperti seharusnya.

Cara pengobatan penyakit jantung


Jika mengidap penyakit jantung, Anda sangat dianjurkan untuk memperbaiki pola hidup Anda seperti menjaga pola makan serta berolahraga, minum obat secara teratur, serta berhenti merokok. Penyakit jantung tidak bisa disembuhkan, tapi bisa dicegah agar tidak memburuk.

Penanganan lebih invasif seperti operasi akan dianjurkan jika penyakit jantung bertambah parah sehingga mengganggu kualitas hidup seseorang.

Memperbaiki Pola Hidup
Dengan memperbaiki pola hidup, pengidap dapat terhindar dari risiko terjadinya gejala-gejala penyakit jantung. Mengubah pola hidup dapat dilakukan dengan langkah-langkah sederhana, misalnya:

Menerapkan pola makan yang sehat.
Berhenti merokok.
Berolahraga secara teratur.
Mengurangi konsumsi minuman keras.
Langkah Penanganan Medis
Memperbaiki pola hidup saja terkadang tidak cukup untuk menangani penyakit jantung. Karena itu, dokter juga biasanya menganjurkan penggunaan obat-obatan atau prosedur operasi untuk mengatasi penyakit ini.

Statin

Obat ini berfungsi menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh sehingga dapat memperlambat perkembangan penyakit jantung. Beberapa jenis statin yang sering diberikan dokter adalah simvastatin, pravastatin dan atorvastatin.

Antiplatelet

Obat ini diminum untuk mencegah penggumpalan darahdengan cara mengencerkan darah. Hal tersebut dapat menurunkan risiko terkena serangan jantung.  Jenis antiplatelet yang umum digunakan meliputi aspirin dosis rendah, clopidogrel, ticagrelor, dan prasugrel.

Anti-hipertensi dan obat diabetes

Jika Anda menderita tekanan darah tinggi dan/atau diabetes, sangat penting bagi Anda untuk mengontrol perkembangan penyakit-penyakit ini. Pastikan obat anti-hipertensi dan obat diabetes Anda telah sesuai dan membawa hasil yang efektif. Jika tidak, temui dokter untuk mencari cara pengobatan yang lebih cocok. Ingatlah bahwa pola hidup yang sehat juga berperan penting dalam penanganan kedua penyakit ini.  Beberapa contoh obat tersebut antara lain:

Obat penghambat beta (Beta-blockers)

Dengan mengonsumsi obat ini, laju denyut jantung akan berkurang dan aliran darah akan menjadi lebih lancar. Hal itu akan membuat beban jantung berkurang sehingga serangan angina pun dapat dihindari. Jenis-jenis obat penghambat beta meliputi atenolol, bisoprolol, metoprolol, dan propranolol.

Obat penghambat kanal kalsium (Calcium channel blockers)

Obat penghambat kanal kalsium membuat dinding pembuluh darah melebar sehingga tekanan darah dapat turun. Jenis-jenis obat penghambat kanal kalsium meliputi amlodipine, verapamil, dan ditiazem

Obat nitrat

Cara kerja nitrat sama dengan cara kerja obat penghambat kanal kalsium. Obat ini berfungsi untuk melebarkan diameter pembuluh darah sehingga memperlancar aliran darah ke jantung dan meredakan serangan angina. Nitrat dapat menurunkan tekanan darah dan menghilangkan rasa nyeri di dada. Kinerja obat ini ada yang singkat dan ada juga yang lambat. Nitrat tidak hanya tersedia dalam bentuk tablet, tapi juga tersedia dalam bentuk semprot, gel, atau koyo. Gliseril trinitrat dan isosorbide mononitrate adalah obat nitrat yang biasanya sering digunakan.

Ivabradine
Bagi pengidap penyakit jantung yang tidak bisa mengonsumsi obat penghambat beta  (misalnya, karena mengalami infeksi paru-paru), obat ini sering diberikan oleh dokter. Ivabradine mengurangi beban jantung dengan cara memperlambat laju denyutnya.

Nicorandil
Obat ini dapat digunakan sebagai pengganti obat penghambat kanal kalsium karena fungsinya yang sama. Nicorandil memperlancar aliran darah ke jantung dengan cara memperlebar diameter pembuluh darah.

Ranolazine
Obat ini bekerja dengan membuat otot jantung lebih rileks, tapi tidak memengaruhi laju detak jantung atau pembuluh darah. Karena itu, ranolazine sangat cocok digunakan untuk pengidap gagal jantung atau orang dengan ritme jantung yang abnormal.

Obat penghambat enzim konversi angiotensin (ACE inhibitors)

Obat ini dapat menghambat aktivitas hormon angontensin yang membuat pembuluh darah menyempit. Selain biasa digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi, obat ini juga dapat menurunkan kinerja jantung dan memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh.

Diuretik

Obat ini dapat meningkatkan pengeluaran air dan garam yang berlebih dari tubuh melalui urine.

Penanganan Melalui Operasi
Jika obat sudah tidak efektif untuk mengatasi gejala-gejala angina yang Anda alami, dokter akan menganjurkan prosedur operasi. Selain untuk angina, operasi ini juga dilakukan pada pasien yang telah mengalami serangan jantung.

Intervensi Jantung Perkutan (PCI) atau Angioplasti Koroner

Operasi ini bertujuan untuk memperlebar arteri jantung yang mengalami penyempitan. Prosedur ini dilakukan dengan cara memasukkan balon kecil pada bagian luar arteri untuk menyingkirkan jaringan lemak yang mempersempit arteri. Dengan demikian, aliran darah dapat menjadi lancar.Setelah itu cincin (stent) dipasang dalam arteri agar tidak menyempit kembali.

Bedah bypass arteri jantung (CABG)

Prosedur operasi ini meliputi penanaman pembuluh darah dari anggota tubuh lain untuk membuka rute baru bagi aliran darah ke jantung sehingga suplai darah mencukupi. Penderita diabetes, pasien lanjut usia dan yang mengalami lebih dari dua penyempitan pembuluh darah dianjurkan untuk menjalani CABG daripada PCI.

Transplantasi Jantung

Tindakan ini akan dilakukan jika kondisi jantung sudah sangat parah dan obat tidak dapat mengatasi masalah tersebut. Tranplantasi jantung dilakukan dengan cara mengganti jantung yang telah rusak dengan jantung yang sehat dari donor.

Sumber : http://www.alodokter.com/penyakit-jantung/pengobatan
https://obatjantung.muarafarma.com/macam-macam-penyakit-jantung/
http://acemaxsku.my.id/cara-mengobati-penyakit-jantung/

Senin, 04 Desember 2017

Cara Mencegah Penuaan Dini

     Penuaan sayangnya adalah sesuatu hal yang tidak bisa kita hindari. Semua orang pasti akan mengalami penuaan secara fisik. Tubuh akan menua seiring usia kita juga. Namun penuaan yang terjadi secara alamiah ini bukannya tidak bisa kita atasi. Sebenarnya, tampak menua atau tidak itu semua tergantung diri kita dan bagaimana kita merawat diri. Kesalahan – kesalahan kecil dalam perawatan diri inilah yang biasanya menyumbangkan hasil kepada penuaan dini.

Anda pasti tahu bahwa dibutuhkan banyak biaya dan usaha untuk membuat seseorang tampak menua dengan anggun dan bergaya. Walaupun begitu, ada beberapa hal mudah yang bisa Anda terapkan dalam kebiasaan sehari – hari untuk mencegah penuaan dini. Sebelum itu, kalian harus tahu terlebih dulu faktor apa saja yang menyebabkan penuaan dini.

Faktor Penyebab Penuaan Dini
Jika Anda tidak ingin mengalami penuaan dini, Anda perlu mengetahui apa saja yang menjadi penyebabnya. Pada umumnya, penuaan dini disebabkan oleh adanya dua faktor yakni faktor internal seperti keturunan, kejiwaan, kesehatan, dan daya tahan.

Untuk faktor internal ini tentunya tidak bisa dihindari karena merupakan proses alamiah pada manusia. Hal tersebut bisa juga dipicu oleh adanya perubahan hormonal dan tingkat stres yang dialami seseorang. Sedangkan untuk faktor yang disebabkan oleh faktor eksternal antara lain meliputi:

Sinar matahari
Sinar matahari merupakan faktor eksternal yang cukup memberikan pengaruh signifikan bagi seseorang yang menderita penuaan dini. Waktu yang paling berbahaya untuk dihindari ialah ketika sinar ultra violet berada pada titik kulminasinya yakni antara jam 10.00-15.00. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan tabir surya pada bagian wajah dan bagian tubuh lainnya yang terbuka untuk melindungi kulit dari sengatan sinar matahari secara langsung.
Radikal bebas
Radikal bebas merupakan efek dari adanya polusi lingkungan, pemakaian air yang tercampur dengan bahan-bahan kimia, perubahan cuaca yang ekstrem serta faktor lainnya yang bisa menyebabkan terganggunya pertumbuhan kolagen. Radikal bebas merupakan molekul ganas yang menggerogoti sel-sel tubuh termasuk didalamnya jaringan kolagen. Untuk mencegahnya, Anda bisa mengonsumsi banyak makanan yang mengandung vitamin seperti buah-buahan dan sayuran serta menjalankan diet yang mengandung protein tinggi.
Kelembaban udara
Ternyata penuaan dini disebabkan juga oleh kelembaban udara yang tidak stabil. Cara untuk melindungi kelembaban kulit terutama bagi orang yang hidup di daerah tropis yang terkenal memiliki kelembaban udara tidak stabil ialah dengan cara menggunakan pelembab yang bisa memertahankan kadar air di dalam kulit. Sedangkan untuk melindungi kelembutan kulit, Anda bisa menggunakan pelembab di wajah dan body lotion yang tentunya sesuai dengan jenis kulit Anda. Pilihlah bahan pelembab yang mengandung humektan sebagai pengikat air atau asam alfa-hidroksi A-HA.

Setelah tahu faktor penyebab penuaan dini, sekarang cara untuk mencegah penuaan dini.

1. Minum banyak air

Ketika usia Anda bertambah tua, kulit akan menjadi lebih kering. Anda akan mulai menyadari bahwa kulit Anda menghasilkan sedikit minyak atau tidak seperti sebelumnya. Maka, pastikan bahwa Anda selalu menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan minum banyak air. Hal ini juga membantu untuk membuang racun dari tubuh.

2. Cukup tidur

Ketika kulit mulai mengalami penuaan, bahkan kurang tidur beberapa jam saja bisa menyebabkan lingkaran hitam di bawah mata Anda. Jadi, jangan pernah lewatkan waktu tidur Anda.

3. Gunakan krim malam

Ketika kita masih muda, kita mungkin tidak menyadari apa manfaat dari memakai krim malam. Tetapi, ketika usia Anda bertambah tua, Anda harus membiasakan diri untuk memakai krim malam setiap hari.

4. Melembapkan

Setelah mandi, Anda harus mengoleskan pelembap pada kulit untuk mencegah penuaan dini. Kekeringan dapat memunculkan lebih banyak keriput di kulit Anda.

5. Rajin membersihkan kulit

Anda dapat menggunakan make-up untuk menutupi noda-noda pada kulit. Namun ingat, Anda harus rajin membersihkan make up sebelum tidur. Kosmetik kimia dapat mempercepat munculnya keriput.

6. Natural

Semakin sering Anda menggunakan bahan-bahan alami pada kulit, semakin sehat kulit Anda. Menggunakan bahan-bahan anti-penuaan alami seperti kunyit, susu dan lidah buaya dapat membuat kulit lebih sehat dan lebih minim efek samping.

7. Makanan kaya anti-oksidan

Apa yang Anda makan juga memainkan peran besar dalam memperlambat penuaan kulit. Konsumsi makanan yang kaya antioksidan seperti berry, brokoli dan paprika. Mereka dapat membantu membangun kolagen segar di bawah kulit Anda.

8. Menarik ke atas

Sangat penting untuk menerapkan pelembap atau krim dengan gerakan menarik ke atas pada kulit. Jika Anda menarik kulit ke bawah saat mengoleskan krim, itu akan membuat kulit jadi kendur.

9. Hindari kebiasaan tidak sehat

Kebiasaan buruk seperti merokok dan minum kafein dapat mempercepat penuaan. Untuk itu, jalankan gaya hidup sehat untuk tetap awet muda dan segar.

10. Mendetoksifikasi tubuh
Hindari mengonsumsi semua makanan olahan dan kafein. Lakukan detoksifikasi dengan mencampur segelas air lemon dan madu. Minuman ini dapat mengeluarkan racun dari tubuh dan membuat kulit terlihat lebih cerah.

Inilah sepuluh cara paling ampuh untuk mencegah penuaan kulit dini. Selamat mencoba!

Sumber : https://m.merdeka.com/gaya/10-cara-ampuh-mencegah-penuaan-dini.html
https://www.deherba.com/mengetahui-faktor-penyebab-dan-cara-mencegah-penuaan-dini.html
https://klinikkecantikan.co.id/perawatan/kulit/tips-mencegah-penuaan-dini